Tujuh Belas Pertahanan Diri dari Gangguan Setan:

Tujuh Belas Pertahanan Diri dari Gangguan Setan:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

1) Isti’adzah (meminta perlindungan) kepada Allah Yang Maha Besar (yaitu dengan membaca: A’uzubillah).

2) Membaca bismillah. Bismillah menghalangi setan ikut serta saat seseorang makan, minum, bersenggama, masuk rumah dan seluruh kondisinya.

3) Membaca mu’awwizatain (surat Al-Falaq dan An-Naas) saat hendak tidur, setelah shalat, saat sakit dan lain-lain.

4) Membaca ayat Al-Kursy.

5) Membaca dua ayat terakhir surat Al-Baqarah.

6) Membaca surat Al-Baqarah.

7) Banyak berzikir, membaca Al-Quran, bertasbih, bertahmid, bertakbir dan bertahlil.

8) Membaca do’a saat keluar rumah.

9) Berdo’a saat berada di suatu tempat.

10) Menahan menguap dan meletakkan tangan di mulut ketika menguap.

11) Adzan (setan lari ketika muadzin mengumandankan adzan sholat 5 wkt).

12) Membaca do’a saat masuk masjid.

13) Membaca doa saat keluar masjid.

14) Berwudhu dan shalat terutama saat marah atau syahwat sedang membara.

15) Mentaati Allah dan Rasul-Nya, dan menghindari: Banyak bicara, memandang hal yang haram, makan yang banyak dan banyak bergaul.

16) Membersihkan rumah dari gambar, foto, patung, anjing dan lonceng.

17) Menghindari tempat berdiamnya jin dan setan yaitu pada reruntuhan rumah dan tempat-tempat najis, seperti: Jamban, tempat pembuangan sampah, dan tempat yang tidak dihuni, seperti: Gurun, tepian pantai yang jauh dari pemukiman, kandang unta dan lain-lain.

Selengkapnya: http://fb.me/2Wkp0q1PE

Baarokallaahu fiykum.

Hukum Mengucapkan Selamat Natal Dan Merayakan Tahun baru

Tahun Baru Masehi, lebih cenderung bukan merupakan tahun barunya umat islam. Sedangkan Tahun Baru Islam saja tidak disyariatkan untuk dirayakan. Merayakan Tahun Baru semarak dengan pesta Kembang Api dan Terompet. Padahal, Api adalah syiarnya kaum majusi. Sedangkan terompet adalah syiarnya orang yahudi. Lantas mengapa kaum muslimin ikut-ikutan melakukannya? Belumkah mereka mendengar hadits nabi, Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk darinya. Simak ulasan Ust Abu Yahya Badrusalam,Lc.

Selengkapnya bisa di lihat di link berikut : http://salamdakwah.com/videos-detail/hukum-mengucapkan-selamat-natal-dan-merayakan-tahun-baru.html

SEPERTI INILAH SEORANG MUSLIM SAAT HIDUP DI DUNIA

SEPERTI INILAH SEORANG MUSLIM SAAT HIDUP DI DUNIA

<Ustadz Djazuli>

Mari introspeksi diri..

Berkata ‘Ali ibn Abi Thalib رضي الله عنه..

Jangan pernah merasa hebat di Dunia, kalau cuma punya banyak harta, duit & anak..!

Justru orang yg hebat & sukses di Dunia ini adalah yg semakin bertambah tua usianya, semakin baik juga pemahaman agamanya, semakin banyak amalnya & semakin mulia akhlaknya..

Tiada kebaikan di Dunia ini kecuali hanya untuk 2 orang saja:

① Seorang yg segera bertaubat kepada الله setiap kali ia berbuat maksiat.

② Seorang yg cepat mengamalkan kebaikan setiap ia mengetahuinya.

Jangan coba mengaku² orang baik walau jumlah hartanya fantastis tetapi amalnya sangat minim & memperihatinkan..!

sumber: Hilyatul Awliya IV/51